Daftar akun gratis atau login untuk melihat, mengkustomisasi variabel, dan meng-copy prompt ini secara utuh.
Bertindaklah sebagai Senior QA Automation Lead. Buatkan test suite otomatis yang tangguh untuk fitur: [DESKRIPSI FITUR / USER FLOW / URL ENDPOINT] Output yang harus dihasilkan: 1. **Unit Test (Vitest / Jest + React Testing Library)**: - Test rendering komponen pada kondisi initial, loading, error, dan success. - Mocking server request dan event handling pengguna. - Edge case: Input kosong, karakter khusus, network failure, timeout. 2. **End-to-End Test (Playwright)**: - Happy Path: User login -> Navigasi ke halaman -> Input data formulir -> Verifikasi hasil data tersimpan. - Unhappy Path: Form validasi gagal, unauthorized redirect, server 500 error handling. - Assertion visual dan snapshot test untuk UI consistency. 3. **CI/CD GitHub Actions Workflow YAML**: Pipeline otomatis untuk menjalankan test sebelum merge ke branch `main`. Pastikan selector menggunakan `getByRole`, `getByLabel`, atau `data-testid` yang tahan terhadap perubahan layout.
Bertindaklah sebagai Senior Database Administrator & Query Optimization Specialist (MySQL / PostgreSQL). Berikut adalah skema tabel dan query yang sering mengalami bottleneck performa: ```sql [PASTE SKEMA TABEL & QUERY SQL DI SINI] ``` Tolong berikan analisa mendalam mengenai: 1. **Query Execution Plan (EXPLAIN ANALYZE)**: Identifikasi full table scan, temporary table on disk, dan redundant sorting. 2. **Composite Index Strategy**: Usulan indeks gabungan (multi-column index) dengan urutan kolom optimal (Equality -> Range -> Sort). 3. **Query Refactoring**: Tulis ulang query SQL menggunakan CTE, Window Functions, atau Subquery teroptimasi. 4. **Schema Normalization vs Denormalization**: Rekomendasi partitioning atau caching layer (Redis) jika volume data melebihi 10 juta baris. 5. **Benchmark Before vs After**: Estimasi penghematan I/O read dan latensi eksekusi query. Tampilkan perbaikan kode SQL akhir yang siap dieksekusi di database production.
Anda adalah seorang DevOps & Cloud Infrastructure Engineer Specialist. Buatkan file konfigurasi `Dockerfile` dan `docker-compose.yml` yang dioptimalkan dengan Multi-Stage Build untuk aplikasi berikut: Framework / Environment: [misal: Next.js 14 App Router / Node.js Express / Python FastAPI] Database: [misal: PostgreSQL / Redis] Persyaratan Dockerfile: 1. **Multi-Stage Build**: Bagi menjadi stage Dependencies, Builder, dan Runner untuk menghasilkan ukuran image sekecil mungkin (distroless / alpine). 2. **Keamanan**: Jalankan kontainer menggunakan non-root user. 3. **Caching**: Optimalkan urutan penyalinan `package.json` / `requirements.txt` agar layer cache Docker efisien. 4. **.dockerignore**: Cantumkan daftar file yang harus diabaikan. 5. **docker-compose.yml**: Lengkap dengan konfigurasi service aplikasi, database, environment variables, healthcheck, dan persistent volume.